Secuil Bahagia dari Rumah

Kata orang Bekasi begini lah, begitu lah, anu lah, itu lah, tapi bagi gue gak ada alasan gue gak mengunjungi Bekasi minimal tiap bulan. Ya, karena disana ada keluarga gue tercinta.

Meski kadang gue cuma balik buat sehari dan cuma nginep, itu udah cukup buat gue mengurangi rasa kangen gue sama Mamah, Ayah dan kedua adek gue yang menyebalkan.

Salah satu hal yang bikin gue merasa kangen adalah kebiasaan mamah setiap pagi. Seperti pagi ini, Mamah bikinin gue teh tubruk, iya dibanding kopi gue lebih suka teh, dan Mamah selalu dari dulu selalu bikinin kami sekeluarga teh dipagi hari. Biasanya diselingi dengan gorengan buatannya yang juga selalu bikin gue kangen, atau seperti hari ini dengan beberapa potong roti bakar yang ia sengaja beli untuk anak bujang kesayangannya di warung dekat rumah.

Pagi ini gue merasa bahagia, dan seperti biasanya, merasa seperti berada di rumah. Semua karena keberadaan Mamah. Mungkin semua akan berbeda kalo bukan karena Mamah.

I love you Mah!

2015/01/img_4853-2.jpg

Advertisements

2 thoughts on “Secuil Bahagia dari Rumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s