Cinta Buta

“Kamu boleh minta putus. Asal, balikin semua yang pernah aku kasih buat kamu”.

“Oke, kamu mau kubayar berapa?” Jawab saya.

“Aku nggak sudi uangmu. Balikin semua perhatian dan rasa sayangku,”

Nah, lo. Gimana coba kalo kaya begitu.  Sebuah kutipan dari buku “A Cup of Tea, Cinta Buta” ini menarik dan membuat gue terdiam cukup lama. Iya, gimana coba balikin perhatian dan rasa kasih sayang yang udah kita terima dari seseorang? Dengan kadar dan kuantitas yang sama. Bahkan kedua hal tersebut gue rasa uncountable. 

Baru baca dua cerita dari buku ini. Menarik sih, jadi makin penasaran sama cerita lainnya. Setidaknya ini memberi kilas balik sama diri gue tentang beberapa hubungan gue sebelumnya. Entah itu sama mantan atau sama mantan gebetan yang udah-udah. Iya, cinta kadang emang buta, tapi menurut gue bukan cinta yang buta. Kita yang buta karena gak siap gunain otak dan perasaan kita untuk menyambut perasaan cinta itu. 

Gak semua orang dapat melakukan dengan baik, termasuk gue. Ketika rasa itu datang kadang penggunaan logika lebih sedikit dibandingkan dengan perasaan. Iya hal-hal yang kadang dapat diselesaikan dengan rasional kadang justru diselesaikan dengan emosional. Bahkan malah bikin semua jadi makin runyam. Kadang gue melupakan prioritas gue dan menggesernya dengan prioritas baru yang disebut rasa sayang berlebih terhadap orang yang baru datang dan mulai mengisi kehidupan gue. Kalau lagi tenang dan berpikiran jernih, kadang ketawa-ketawa sendiri dengan apa yang udah gue lakukan atas nama cinta atau apapun lah kalian menyebutnya.

Gue lagi belajar, belajar mengontrol itu semua. Iya, mengendalikan hati dan perasaan dan menyeimbangkannya dengan logika. Gue gak mau hubungan yang cuma pake perasaan, gue mau hubungan yang seimbang. Yang gak melulu pake perasaan tapi juga logika. Buat virgo yang sensitif abis, hal ini agak berat ya. Tapi ya itu, untuk sesuatu yang lebih baik ke depannya, hal ini emang harus dilakukan. 

Cinta buta yang gue tau gak akan selalu baik bagi kita. Cinta itu gak buta, tapi kita yang terbutakan karena cinta. πŸ™‚  

 

Advertisements

One thought on “Cinta Buta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s