Merayakan #SetahunKementan Bersama Bapak Menteri Amran Sulaiman

Gue punya ingatan dan pengalaman kuat dengan sawah dan petani. Kebetulan karena Mbah gue di Kebumen adalah petani, waktu gue kecil dulu, gue sering banget main ke sawah, berenang di sawah, atau ikut bantu-bantu Mbah gue di kampung buat sekedar menyemai padi atau bantuin ketika masa panen. Seru banget sih! Kadang kangen juga masa-masa jadi anak ingusan dan gak peduli main panas-panasan atau kotor-kotoran kemarin.

Nah, beberapa hari lalu,  gue sempet diajakin sama Mba Nunik untuk ikut merayakan Satu Tahun Kementerian Pertanian di Subang. Awalnya agak ragu karena waktu itu gue baru banget keterima magang dan baru magang beberapa hari, masa udah ijin aja. Eh karena diijinin sama pihak tempat gue magang, akhirnya gue mengiyakan ajakan Mba Nunik. Apalagi ketika tau akan ketemu sama Pak Menteri Pertanian Indonesia Bapak Amran Sulaiman dan bakalan main ke sawah untuk merayakan #SetahunKementan (jangan salah baca), gue langsung excited banget!

Jujur nih ya, awalnya gue itu gak tau siapa Menteri Pertanian Indonesia saat ini di Kabinet Kerja Pak Jokowi. Gue bahkan gak tau sama sekali sosok dari Pak Amran Sulaiman. Sebelum ketemu bahkan gue sempet tanya Mbah Google dulu tentang Pak Amran Sulaiman ini. 😀 Ya abis gimana dong ya, gue itu gak terlalu memperhatikan perkembangan politik di negara kita ini 😦 Mikirin hidup sendiri aja udah susah, apalagi mikirin urusan kaya gitu, apalagi hapal semua nama Menteri di Indonesia. (Maapkan saya Pak Amran) 😦 #sad

Singkat cerita, Selasa, 20 Oktober 2015 lalu, gue dan beberapa blogger lain berkesempatan diundang dalam acara Perayaan Setahun Kementerian Pertanian Indonesia yang diselenggarakan di Subang, tepatnya di Desa Gardu Mukti, Kec. Tambakdahan, Kabupaten Subang. Gue harus bangun pagi-pagi buta jam 3 untuk terlebih dulu kumpul bersama blogger lain dan kemudian berangkat jam 5 kalo gak salah untuk kemudian sarapan terlebih dahulu di Bukit Indah Plaza Hotel, Purwakarta. Baru pertama kali ini gue ngerasain bakal sarapan sama Menteri. Hahaha agak gimana gitu ya, deg-degan juga sih, karena pagi-pagi kudu serius dan serba protokoler gitu semuanya, hahahaha! 😀

2015-10-20 05.39.51
perjalanan pagi itu menuju Subang

Tanpa buang waktu, kami sarapan dan mengisi perut dengan sajian sarapan hotel. Soalnya, nanti siang kita bakal turun ke sawah, jadi harus makan banyak! Karena gue diet, jadi banyak makan buah doang deh. 😦

Setelah sarapan selesai, kami menunggu kedatangan Pak Menteri Amran Sulaiman untuk dapat ngobrol-ngobrol dan nemenin beliau sarapan. Gak lama kami menunggu, akhirnya kami bisa ketemu beliau dan duduk satu meja. Beliau mengenakan setelan kemeja putih dan celana bahan warna hitam, sederhana. Datang menemui kami dengan senyum dan keramahan membuat gue yang awalnya — deg-degan kaya baru mau ketemu gebetan pertama kali — menjadi tenang dan biasa aja.

Bapak yang buat gue deg-degan
Bapak yang buat gue deg-degan

“Ayo silahkan, duduk semuanya..” Pak Amram mempersilahkan kami, para blogger, untuk duduk merapat di meja bundar yang sama dengan beliau. Pak Amran juga gak tau mungkin di antara kami siapa tau aja ada yang belum mandi ye kan? 😀 Eh, gue udah loh! JAM 3!

Suasana pun mencair dan kami mulai ngobrol-ngobrol dari hal ringan, mengenal sosok Pak Amran dari kisah hidupnya sampai membahas mengenai pencapaian apa aja sih yang udah dicapai oleh Kementerian Pertanian Kabinet Kerja setahun belakangan ini. Kamipun dipersilahkan bertanya dan berdiskusi dengan santai berama Pak Amran, tanpa merasa ada sekat dan jarak di antara kita #tsah. Dari pembicaraan santai tersebut ternyata gue baru tahu bahwa Kementerian Pertanian kita itu memiliki beberapa pencapaian dari hasil kerjanya selama setahun ini loh. Gue baru tahu kalo ternyata tahun ini negara kita mengalami peningkatan hasil produksi pertanian pada tanaman pangan strategis seperti beras, jagung dan cabai. Bahkan untuk tanaman yang selalu dibilang Pak Amran sebagai tanaman sexy, yaitu beras, ternyata tahun ini kita tidak melakukan impor loh! Bahkan beberapa tanaman sayuran seperti cabai dan bawang juga mengalami peningkatan produktivitas.

Mba Nunik serius amat :D
Mba Nunik serius amat 😀

Pada tahun ini juga ternyata kita bisa mengendalikan impor pangan melalui kebijakan pengendalian rekomendasi impor dan mendorong ekspor, sehingga bisa melakukan penghematan devisa sebesar Rp. 52 triliun. Hmm gue cukup kaget sih pas denger itu dan dikasih liat data-data dari BPS (Badan Pusat Statistik 2014-2015). Menurut Pak Amran, peningkatan produktivitas ini dikarenakan diberlakukannya beberapa kebijakan yang mendukung dan berpihak kepada petani. Pak Amran juga bilang kalo Kementerian Pertanian melakukan deregulasi berbagai kebijakan yang menghambat produksi di lapangan.

Beberapa kebijakan yang diberlakukan di bawah kepemimpinannya itu beberapa di antaranya adalah benih, pupuk dan alat mesin pertanian tidak diberlakukan tender. Jadi para petani dapat mendapatkan semua hal tersebut tanpa harus menunggu tender terlebih dahulu. Karena sebenarnya, khususnya untuk tanaman padi, bisa tumbuh kapan saja dan kalo nungguin tender turun, kebayang dong, seharusnya para petani bisa menanam padi lebih awal malah terhambat karena perihal tender tersebut.

diskusi santai para blogger bersama Pak Amran (src: @harrismaul)
diskusi santai para blogger bersama Pak Amran (src: @harrismaul)

Kemudian juga diberlakukan kebijakan bahwa pada lahan yang sudah ada tidak boleh ditanami benih yang sama, dan harus membuka lahan baru, sehingga dengan demikian menurut beliau produktivas yang tinggi dapat dihasilkan oleh para petani.

Wuih.. Dapet banyak banget wawasan gue dari obrolan bersama Pak Amran Sulaiman. Ternyata begitu toh wajah pertanian di Indonesai saat ini dan bagaimana perkembangannya selama masa pemerintahannya di Kementerian Pertanian. Duh, sebenernya seru sih ngobrol-ngobrol gitu sama Pak Amran, namun sayang kita harus segera berangkat ke Subang, untuk segera mengikuti perayaan #SetahunKementan. Namun sebelum pergi gue inget banget beberapa patah kata yang disampaikan Pak Amran langsung ke gue.

“Kamu kerja?”

“Gak Pak, saya masih kuliah.”

“Bagus, inget kita boleh terlahir miskin tapi kita gak boleh mati miskin” sambil menatap dan menunjuk ke arah gue serius.

Hak jleb banget kata-kata beliau…

Kami pun siang itu melanjutkan perjalanan ke Subang untuk merayakan acara #SetahunKementan. Ternyata sampai sana itu udah rame banget! Mulai dari petani, pejabat dari instansi terkait, mahasiswa, dan para pejabat Kementerian Pertanian tumpah ruah di salah satu lahan persawahan yang ada di Desa Gardu Mukti, Kec. Tambak Dahan, Kabupaten Subang. Turut hadir juga Gubernur Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan di lokasi, namun sayang, Bapak Jokowi gak bisa hadir saat itu 😦

2015-10-20 09.22.12
Bapak Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat memberikan sambutan pada acara #SetahunKementan

Sampai lokasi perayaan ternyata panas banget! Meskipun panas, tapi gue dan beberapa temen blogger tetap mengikuti keseruan acara yang dihadiri ribuan orang itu. Dalam pidato sambutan Bapak Arman Sulaiman siang itu, beliau juga mengutarakan bahwa peningkatan produksi pertanian di sejumlah besar daerah di Indonesia turut didukung oleh alat mesin pertanian modern. Hal ini mulai di berlakukan sejak awal tahun 2015 dan hingga saat ini memberikan kontribusi yang sangat besar dalam peningkatan produksi pertanian. Selain itu dengan mekanisasi ini, dapat menghemat biaya produksi hingga 30% dan mampu menghemat biaya olah tanah, biaya tanam dan biaya panen sebesar Rp. 2.2 juta/hektar dari pola manual Rp. 7.3 juta/hektar. Wiihh.. Lumayan banget ya. Bahkan Bupati Kabupaten Tulangbawang sampai mengusulkan agar Menteri Pertanian dinobatkan sebagai Bapak Modernisasi Pertanian karena mekanisasi besar-besaran di tahun 2015 ini.

2015-10-20 09.28.12
Salah satu alat pertanian modern yang dipamerkan pada acara #SetahunKementan: Traktor ini digunakan untuk memanen padi

Gue dan temen-temen beruntung bisa melihat langsung peralatan-peralatan pertanian modern yang juga turut dipamerkan pada acara tersebut. Selain itu kami juga sempat melihat-lihat pameran hasil teknologi peranian dari masyarakat Subang dan sekitarnya. Melihat langsung dari dekat hasil kerja para petani ini serta bagaimana melihat pencapaian yang didapat oleh Kementerian Pertanian seolah menumbuhkan harapan baru bagi Indonesia, khususnya gue kalau pertanian negara kita masih dapat diandalkan dan dibanggakan.

2015-10-20 09.27.26
Dengan mesin bajak modern ini, para petani gak perlu kesulitan nyariin kebo lagi nih 😀
2015-10-20 09.27.13
Mesin pompa air untuk saluran irigrasi

Selama setahun ini mungkin cukup berat ya bagi Kementerian Pertanian, karena mereka yang dipimpin oleh Bapak Amran Sulaiman juga perlu memperbaiki sistem mereka dari dalam. Menurut gue mungkin kinerja mereka tidak dapat dikatakan sempurna, karena usia pemerintahan mereka baru berjalan 1 tahun. Banyak kekurangan di sana-sini yang menurut gue mungkin masih perlu dibenahi, mulai dari sistem di dalam Kementerian Pertanian itu sendiri, hingga pelaksaan berbagai kebijakannya di lapangan. Namun bagi gue, dengan berbagai pencapaiannya di tahun ini mulai dari peningkatan produksi pertanian, pengendalian impor pangan dan meniadakan impor beras bahkan dapat menghemat devisa hingga Rp. 52juta triliun, modernisasi pertanian, hingga mulai bangkitnya investasi pertanian di Indonesia, hasil kerja Kementerian Pertanian perlu diapresiasi.

Ngobrol seru yang kemudian juga dilanjutkan di salah satu coffee shop bersama blogger dan media
Ngobrol seru yang kemudian juga dilanjutkan di salah satu coffee shop bersama blogger dan media

Harapan gue sih semoga dengan pencapaian ini Kementerian Pertanian Indonesia Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Bapak Amran Sulaiman tidak lantas berpuas diri, tapi justru terus meningkatkan kinerjanya demi mewujudkan stabilitas pangan dan juga swasembada pangan yang kerap diimpikan oleh masyarakat Indonesia. Selamat bekerja lebih baik dan selamat merayakan kinerja setahun untuk Kementerian Pertahanan! #SetahunKementan untuk Indonesia yang lebih baik.

Bapak yang bikin gue deg-degan
Selamat #SetahunKementan dan selamat berjuang lagi Pak Amran! (src: @harrismaul)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s