Image (?)

Pernah berpikir buat ngelepas image dari  “Abang Mpok Depok”, tapi gue sadar, kayaknya image gue selama ini yang melekat bukan dari situ juga. “Si Ochoy” berkembang bukan hanya dari hal itu. Gue sadar prestasi di Abang Mpok Depok cukup membawa perubahan signifikan dalam hidup gue, tapi bukan suatu hal yang patut gue bangga-banggakan selalu. Dari situ mengenal banyak macam orang, karakter dan mengenal lebih dalam potensi gue. Tapi itu semua gak mengubah diri gue. Bahkan, kalo bisa gue gak mau.  

 

Bahkan gue ngerasa sebagian besar yang kenal gue gak tau dan gak peduli juga kalo gue pernah ikut gituan. Hellaw~ 😂 Gue gak tau deh kalo mereka nganggep gue juga sebagai apa. 😂

I realized that, the “crown” doesn’t last forever. It’s your achievement, but it’s not something that you can be proud of for the rest of your life. 

  

Gak kok, gue gak mau jadi kacang lupa kulit. Abang Mpok Depok adalah salah satu bagian perjalanan hidup gue yang paling berharga. Gue bisa dapat ilmu, pengalaman, sahabat dan pelajaran hidup berharga dari sana tentang mencintai dan menghargai diri sendiri dan apa yang gue miliki. Di sini, gue cuma pengen ngelepas image “Adhit, iya Adhit Abang Depok itu..”. Tapi padahal ya, jarang juga ah yang begitu 😂 Jarang juga yang pada tau. Pengen membangun image yang baru aja gitu. Percaya gak sih, punya image yang melekat sama hal kaya gitu gak semuanya enak. Tanggung jawab ke paguyuban dan hal terkait lainnya besar.

  

Kalo suatu saat gue masih punya kesempatan untuk ikut hal kaya gini lagi. Pelajaran yang bakal gue terapkan, gue gak akan nahan diri untuk jadi diri sendiri. If being myself is not accepted, then they dont deserve my best. 

 

 

Advertisements

12 thoughts on “Image (?)

  1. aku dulu pengen ikutan acara kayak gini, sayang gak lolos dan emang udah gak bisa ikutan lagi 🙂
    aku pernah dengar soal stigma peserta ajang kayak gini, terutama peserta cowok..
    tapi aku sih cuek, niat kita untuk kebaikan daerah yg kita bela
    bukan untuk niat apa2 …
    good luck ochoy / adhit 🙂

  2. Setuju, menurut saya juga yang terpenting adalah bagaimana menjadi diri sendiri, Mas. Semua yang pernah kita capai adalah apa yang membentuk diri kita sekarang, tapi titel hanyalah titel, yang penting adalah apa yang menjadi dasar dari diri kita, diri yang sebenar-benarnya :)). Kalau mereka tidak mau menerima diri kita yang sejati itu, yah mungkin mereka tidak baik ada dalam kehidupan kita :hehe.
    Saya mencoba mengenal orang dari siapa sebenarnya mereka, bukan dari jabatan atau titel yang mereka pegang :hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s