Surat Cinta dari Masa Depan

Minggu, 31 Januari 2016

Pagi ini aku terbangun dari sebuah mimpi yang tak pernah ku dapati sebelumnya. Aku memimpikan diriku di masa depan menghampiriku dalam diam dan memberikan sepucuk surat beramplop hitam. Kuterima surat tersebut dan seketika itu juga semua disekelilingku berubah menjadi putih bercahaya, cahaya putih yang sangat kuat hingga membuat ku terbangun. 

Ternyata surat beramplop hitam itu bukan hanya mimpi. Entah bagaimana aku mendapati sepucuk surat, tentu sama persis, beramplop hitam tergeletak di atas lantai di dekat kasur. Keheranan, penasaran, perasaan itu menguasai diriku untuk membuka dan membaca isi suratku.

“Minggu, 31 Januari 2021”

“2021?”, aku terperanjat melihat tahun yang tercantum dalam surat tersebut. Apa benar ini surat dari masa depan?

“Hai, Adhit.

Diriku sendiri 5 tahun lalu.

Mungkin kamu akan heran dan kaget ketika pertama kali membuka dan membaca surat ini, sepertinya aku tidak salah ya? Hehehe..

Tidak perlu heran dan tak perlu mempertanyakan dari mana datangnya surat ini. Yang aku harapkan kamu membaca surat ini dengan  baik.

Saat ini, mungkin kamu akan menganggap surat ini lelucon. Tapi, 5 tahun dari sekarang, kau akan berterima kasih pada surat ini, padaku.

Adhit, berhentilah mengutuki dirimu sendiri atas segala kegagalan yang kau alami di masa lalu. Fokus lah dengan apa yang ada saat ini. Belajarlah memaafkan diri sendiri, kita tidak bisa hidup dalam penyesalan seumur hidup. Bukan hanya akan memperlambat dirimu, tapi juga akan menghalangi dirimu untuk berbahagia dan membahagiakan dirimu sendiri.

Oh ya, tidak perlu kau bandingkan dirimu dengan orang lain. Jangan biarkan pula orang lain membuatmu jatuh karena ekspektasi mereka terhadap dirimu. Jadilah dirimu sendiri, jadilah diri mu sendiri, jadilah dirimu sendiri. Kamu tidak akan tau bahwa dirimu spesial jika kamu terus hidup dalam bayang-bayang orang lain. Tak perlu juga berusaha menjadi orang lain untuk membahagiakan orang yang kamu sayang saat ini, jika iya benar-benar menyayangi dirimu seperti apa yang ia katakan, tak ada alasan untuknya merubah dirimu dalam segala hal. Kecuali, itu yang kamu anggap baik untuk dirimu sendiri.

You’re gonna be someone big! Just focus on your own business, focus on positivity, focus on your goal. Kadang kamu sering terdistraksi dengan hal-hal tidak penting. Sadar gak sih?

Satu hal yang paling penting, hargai dirimu sendiri, cintailah dirimu sendiri, sebelum kamu mencintai orang lain. Karena ketika mereka berhenti melakukan hal tersebut, kamu masih punya dirimu yang dapat melakukan hal itu.

Kebahagiaanmu ditentukan oleh dirimu sendiri, bukan orang lain, apalagi orang lain yang tidak mencintaimu.

Jadilah orang baik, selalu jadi orang baik. Meski tolak ukur nilai baik dan buruk di mata setiap orang berbeda, jadilah baik menurut kata hatimu. Karena hati tak pernah ingkar. Jadilah orang baik meski kau telah disakiti. Setidaknya itu yang aku pahami saat ini 😊.

Terakhir, berbahagialah ciptakan bahagiamu, nikmati hari-harimu dan maksimalkan tiap kesempatan yang ada. You only live once.

Bibirku terkatup rapat, setiap kalimat dalam surat itu menjadi pengingat bagi diriku. Aku cuma bisa tersenyum setelah membacanya. Aku tahu ini sama sekali tidak masuk akal, tapi yang aku tahu, itulah yang aku butuhkan saat ini. 

Kubawa surat itu dan kubaca kembali sambil menuju toilet. Penglihatanku tak melihat ada sabun yang tergelatak di atas lantai dan kemudian tak kusengaja injak. Yang kuingat setelah itu hanya bunyi debum dan rasa pusing dikepala. Semua menjadi putih di mataku. Putih hingga aku tak sadar. 

Aku terbangun di atas kasur. Tentu bajuku tidak basah. Oh sial, tadi hanya mimpi. Mimpi yang terasa nyata. Surat itu? Bagiku itu nyata 😊. 

src: aliexpress.com
Advertisements

3 thoughts on “Surat Cinta dari Masa Depan

  1. You’re gonna be someone big! Just focus on your own business, focus on positivity, focus on your goal. Kadang kamu sering terdistraksi dengan hal-hal tidak penting. Sadar gak sih?

    Kalimat itu insya Allah benar dit :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s